Narkoba Resahkan Gerbang Salam

PAMEKASAN – Maraknya peredaran narkoba akhir-akhir ini meresahkan warga Pamekasan. Padahal, kabupaten yang berikon Gerbang Salam (gerakan pembangunan masyarakat Islami) telah melakukan kampanye poster jauhi narkoba di hampir setiap tempat strategis. Tetapi, fakta menunjukkan, polisi dalam sepekan ini telah tiga kali menangkap tersangka berikut barang bukti sabu-sabu.

Ketua Pokja Pendidikan Institut Nara Utama (INU) Salman al Farisi memberikan apresiasi kepada aparat yang telah menangkap sebagian sindikat peredaran narkoba. Salman menduga jaringan narkoba ini tidak saja untuk kepentingan bisnis. Tetapi, bertujuan menghancurkan generasi muda. Pasalnya, semakin rusak generasi muda semakin mudah dijadikan salah satu sindikat peredaran narkoba. Continue reading

Advertisements

Pengumuman CPNS Diperkirakan Desember

PAMEKASAN – Pasca pelaksanaan tes tulis CPNS 21 November lalu, warga mempertanyakan kapan hasil seleksi diumumkan. Pasalnya, warga merasa belum mendapatkan kepastian tanggal pelulusan dan siapa saja yang lulus tes CPNS.

Seorang pelamar CPNS Imamah mengaku ingin mengetahui kapan hasil tes seleksi diumumkan. Dia mengatakan, dia dan temannya saat ini gundah. Alasannya, dia khawatir tidak lulus. Selain itu, Imah juga waswas karena pemerintah kabupaten memiliki otoritas penuh dalam meluluskan atau tidak meluluskan peserta tes CPNS. Continue reading

Heboh Video Baru “Mercusuar Bergoyang”

Aktornya Diduga PNS, Aktrisnya THL

BANGKALAN – Belum tuntas penanganan lima video mesum di area wisata Mercusuar, Desa Pernajuh, Kec Socah, warga Bangkalan kembali dihebohkan dengan munculnya seri baru. Kali ini pemerannya diduga oknum pegawai di lingkungan Pemkab Bangkalan.

Si aktor berinisial RU (inisial), pegawai negeri sipil (PNS) di bagian keuangan setda. Aktrisnya, DL, tenaga harian lepas (THL) di bagian humas dan protokol pemkab Bangkalan. Continue reading

Video Mesum “Mercusuar Bergoyang”

Bahas Kinerja Satpol PP hingga Kiamat Sudah Dekat

Peredaran video mesum yang diperankan siswa sekolah juga menuai protes dari kalangan siswa. Perilaku menyimpang itu mereka kaitkan dengan kinerja aparat pemerintah hingga ke ranah religius. Bagaimana tanggapan mereka?

CAHYA LAILIA O.P, Bangkalan

VIDEO mesum yang diperankan oleh siswa SMA, menjadi perhatian di berbagai pihak. Selain karena perbuatan yang dilakukan merupakan perbuatan asusila, tapi juga karena statusnya yang masih berseragam. Para pelajar dari berbagai sekolah di Bangkalan juga merasa geram.

Banyak dari mereka belum nonton langsung video yang dibuat di mercusuar itu. Namun, mereka sudah mendengar kabar tersebut dari teman, orang tua dan guru yang memberi mereka nasihat atas beredarnya video tersebut.

Oh…video yang anak SMA itu? Belum lihat Mbak, tapi dengar dari orang tua. Perbuatan gitu sangat tidak baik dan tidak perlu ditiru. Selain dapat mencemarkan nama keluarga, nama sekolah juga ikut tercemar,” ujar Silvia, siswi SMAN 2 Bangkalan kelas XI IPA 2. Menurut dia, perbuatan tersebut bisa dikarenakan pergaulan yang terlalu bebas juga kurangnya perhatian orang tua, tambahnya.

Selain silvi, Subhan dan Kamelia juga tidak membenarkan perbuatan pelaku video mesum tersebut. “Sebaiknya berhati-hati dalam berteman apalagi pada lawan jenis. Jangan karena cinta terus diserahkan semuanya. Pokoknya jangan berlebihan kalau berpacaran!” tegas Kamelia, siswi kelas XI IPS1 SMADA.

Selain kecaman yang ditujukan kepada pelaku. Ada beberapa siswa yang juga mengecam tempat dibuatnya video heboh tersebut. Sebab, bukan hanya sekali ini saja, namun tempat tersebut memang dikenal sebagai surganya muda-mudi bermesum ria. “Sebaiknya tempat tersebut penjagaannya lebih diperketat agar tidak terjadi lagi. Juga buat Salpol PP agar sering memantau agar pelajar tidak keluyuran ke tempat seperti itu,” ujar Yuliatus Shalihah, siswi kelas XI IPA 2 MAN Bangkalan.

“Itu karena memang dari anaknya sendiri yang kurang kuat imannya. Ditambah lagi karena orang tua yang kurang perhatian pada anak-anaknya yang pulang sore dari sekolahnya,” ujar Kholil yang masih kelas XI IPA 4 MAN. Siswa yang mondok di TPA HAFIAH ini berharap agar adanya pengawasan yang ekstra di mercusuar. Itu agar tidak dijadikan langganan para pemuda-pemudi yang sedang kasmaran.

Di antara pelajar yang ditemui koran ini berkomentar cukup religius. Ada pelajar yang menanggapi hal tersebut sebagai tanda-tanda kiamat sudah dekat.”Wah itu tandanya kiamat sudah dekat mbak. Itu sudah merusak generasi muda yang merupakan penerus bangsa,” ujar Ali Fausi, siswa SMK 2 Bangkalan yang kini duduk di kelas 2 MO 2.

Bagaimana dengan siswi SMAN 1 Bangkalan? Mereka juga mengaku kesal. Bukan hanya sebagai pelajar, tapi juga karena sekolahnya dijadikan sorotan. Sebab, pemeran dalam video mesum di antaranya berpakaian rok keki mirip seragam sekolahnya. “Saya benar-benar kecewa dengan kelakuan pelajar tersebut. Benar-benar tidak bermoral!!” ujar Vivin

Meski belum melihat langsung, siswi kelas X5 ini dengan tegas tidak mau melihat video tersebut.”Saya hanya mendengar dari guru yang tadi membahas masalah itu. Kok bisa dia melakukan itu. Padahal, jadi cewek itu seharusnya punya harga diri,” tegasnya.

Menurut dia pacaran seharusnya jadi penyemangat untuk belajar. Bisa kerja kelompok atau bukan untuk hal negatif seperti itu. Dia berharap agar tidak ada kejadian seperti itu lagi. (lah)

Panitia CPNS Kirim Data ke ITS, 1.131 Pendaftar Gagal Tes

SUMENEP-Panitia CPNS Sumenep telah mengirim data pelamar ke pihak Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kemarin. Data itu terkait dengan pembuatan soal yang akan diujikan pada tes seleksi CPNS 21 November mendatang.

Dari informasi yang dihimpun koran ini, ITS menjadi pilihan karena dianggap kapabel, layak dan bersih. Kerjasama dengan ITS sudah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Dan, dianggap sudah teruji dalam hal pembuatan soal. Sehingga, bupati tahun ini tetap mempertahankan ITS sebagai penanggung jawab rekrutmen CPNS. Continue reading

Dua Tersangka Togel Digulung

BANYUATES -Dua tersangka judi togel yang beroperasi di wilayah hukum Polsek Banyuates digulung aparat. Keduanya tercatat sebagai warga Kabupaten Bangkalan. Yakni Moh. Bakri, 50, warga Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi dan Co Hin, 70, warga Desa Telaga Biru, Kecamatan Tanjung Bumi. Kapolsek Banyuates AKP Asni Yabani mewakili Kapolres AKBP Yudi Sumartono menuturkan kedua tersangka dibekuk di Dusun Lobuk, Desa Trapang, Continue reading

Pakai Upal, PSK Ditangkap

PAMEKASAN – Mise, 45, warga Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan itu digelandang polisi di Pasar Pagendingan Galis sekitar pukul 08.00 kemarin. Perempuan yang diduga sebagai PSK tersebut tertangkap basah saat berbelanja dengan menggunakan uang palsu (upal).

Informasi versi polisi, kejadian itu bermula saat Mise alias Lepbak hendak membeli kebutuhan rumah tangga di salah satu stan di pasar Pagendingan. Saat itu, yang bersangkutan membayar dengan uang pecahan Rp 50 ribu.

Saat menerima uang, pemilik stan, Sani, mulai curiga pada uang yang dibayarkan pelaku. Alasannya, uang tersebut berbeda dengan uang Rp 50 ribu lainnya. Karena itu, Sani mengejar Mise untuk mendapatkan kepastian apakah uang tersebut asli atau palsu. Continue reading