Video Mesum “Mercusuar Bergoyang”

Bahas Kinerja Satpol PP hingga Kiamat Sudah Dekat

Peredaran video mesum yang diperankan siswa sekolah juga menuai protes dari kalangan siswa. Perilaku menyimpang itu mereka kaitkan dengan kinerja aparat pemerintah hingga ke ranah religius. Bagaimana tanggapan mereka?

CAHYA LAILIA O.P, Bangkalan

VIDEO mesum yang diperankan oleh siswa SMA, menjadi perhatian di berbagai pihak. Selain karena perbuatan yang dilakukan merupakan perbuatan asusila, tapi juga karena statusnya yang masih berseragam. Para pelajar dari berbagai sekolah di Bangkalan juga merasa geram.

Banyak dari mereka belum nonton langsung video yang dibuat di mercusuar itu. Namun, mereka sudah mendengar kabar tersebut dari teman, orang tua dan guru yang memberi mereka nasihat atas beredarnya video tersebut.

Oh…video yang anak SMA itu? Belum lihat Mbak, tapi dengar dari orang tua. Perbuatan gitu sangat tidak baik dan tidak perlu ditiru. Selain dapat mencemarkan nama keluarga, nama sekolah juga ikut tercemar,” ujar Silvia, siswi SMAN 2 Bangkalan kelas XI IPA 2. Menurut dia, perbuatan tersebut bisa dikarenakan pergaulan yang terlalu bebas juga kurangnya perhatian orang tua, tambahnya.

Selain silvi, Subhan dan Kamelia juga tidak membenarkan perbuatan pelaku video mesum tersebut. “Sebaiknya berhati-hati dalam berteman apalagi pada lawan jenis. Jangan karena cinta terus diserahkan semuanya. Pokoknya jangan berlebihan kalau berpacaran!” tegas Kamelia, siswi kelas XI IPS1 SMADA.

Selain kecaman yang ditujukan kepada pelaku. Ada beberapa siswa yang juga mengecam tempat dibuatnya video heboh tersebut. Sebab, bukan hanya sekali ini saja, namun tempat tersebut memang dikenal sebagai surganya muda-mudi bermesum ria. “Sebaiknya tempat tersebut penjagaannya lebih diperketat agar tidak terjadi lagi. Juga buat Salpol PP agar sering memantau agar pelajar tidak keluyuran ke tempat seperti itu,” ujar Yuliatus Shalihah, siswi kelas XI IPA 2 MAN Bangkalan.

“Itu karena memang dari anaknya sendiri yang kurang kuat imannya. Ditambah lagi karena orang tua yang kurang perhatian pada anak-anaknya yang pulang sore dari sekolahnya,” ujar Kholil yang masih kelas XI IPA 4 MAN. Siswa yang mondok di TPA HAFIAH ini berharap agar adanya pengawasan yang ekstra di mercusuar. Itu agar tidak dijadikan langganan para pemuda-pemudi yang sedang kasmaran.

Di antara pelajar yang ditemui koran ini berkomentar cukup religius. Ada pelajar yang menanggapi hal tersebut sebagai tanda-tanda kiamat sudah dekat.”Wah itu tandanya kiamat sudah dekat mbak. Itu sudah merusak generasi muda yang merupakan penerus bangsa,” ujar Ali Fausi, siswa SMK 2 Bangkalan yang kini duduk di kelas 2 MO 2.

Bagaimana dengan siswi SMAN 1 Bangkalan? Mereka juga mengaku kesal. Bukan hanya sebagai pelajar, tapi juga karena sekolahnya dijadikan sorotan. Sebab, pemeran dalam video mesum di antaranya berpakaian rok keki mirip seragam sekolahnya. “Saya benar-benar kecewa dengan kelakuan pelajar tersebut. Benar-benar tidak bermoral!!” ujar Vivin

Meski belum melihat langsung, siswi kelas X5 ini dengan tegas tidak mau melihat video tersebut.”Saya hanya mendengar dari guru yang tadi membahas masalah itu. Kok bisa dia melakukan itu. Padahal, jadi cewek itu seharusnya punya harga diri,” tegasnya.

Menurut dia pacaran seharusnya jadi penyemangat untuk belajar. Bisa kerja kelompok atau bukan untuk hal negatif seperti itu. Dia berharap agar tidak ada kejadian seperti itu lagi. (lah)

One Response

  1. kesian jadi nak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: